Bisnis

Chery Buktikan Ketangguhan Tiggo 9 CSH Lewat Uji Tabrak Ekstrem di Afrika Selatan
Chery Tiggo 9 CSH menjalani pengujian keselamatan ekstrem di Afrika Selatan. Foto: dok. Chery
Chery Buktikan Ketangguhan Tiggo 9 CSH Lewat Uji Tabrak Ekstrem di Afrika Selatan
SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 06:46 WIB
PENULIS: TIM REDAKSI
JAKARTA - Chery melakukan uji keselamatan ekstrem di Afrika Selatan. Dalam demonstrasi yang digelar Rabu (20/8) lalu, dua unit Tiggo 9 CSH dipacu hingga 50 km/jam lalu saling beradu dalam tabrakan frontal offset 50 persen dari sisi kemudi kanan.

Hasilnya mengejutkan: kabin tetap utuh, airbag dan sabuk pengaman bekerja sempurna, serta keempat pintu bisa dibuka normal setelah benturan.

Bahkan, sistem lampu hazard menyala otomatis untuk mencegah kecelakaan susulan.

Dalam siaran pers yang diterima pada Selasa (2/9), uju tabrak yang dijuluki “berlian vs berlian” ini menjadi bagian dari rangkaian Chery Global Six-Dimensional Safety Challenge 2025. Afrika Selatan dipilih sebagai lokasi karena dikenal sebagai “Tanah Berlian”, sekaligus menegaskan filosofi Chery bahwa hanya keberanian menantang batas yang bisa melahirkan keunggulan sejati. Kabin Tetap Utuh, Sistem Keselamatan Bekerja Maksimal Pengujian ini mensimulasikan salah satu skenario kecelakaan paling kritis di jalan raya.

Namun, hasil di lapangan menunjukkan struktur kabin Tiggo 9 CSH tetap kokoh tanpa deformasi pada pilar A, B, maupun C.

Airbag depan, airbag lutut, hingga tirai samping sepanjang 2.060 mm mengembang sempurna.

Bahkan, far-side airbag eksklusif di antara pengemudi dan penumpang depan bekerja untuk mencegah benturan antarpenumpang.

Sabuk pengaman dengan sistem pre-tensioner juga menahan tubuh secara optimal. Lebih jauh, sistem bahan bakar tetap aman tanpa kebocoran, menandai kesiapan SUV flagship ini menghadapi skenario tabrakan terburuk sekalipun.

Kekuatan Tiggo 9 CSH berakar dari platform T2X terbaru. SUV ini menggunakan 85 persen baja berkekuatan tinggi, termasuk 21 persen baja hot-formed 1500 MPa di titik krusial.

Ditambah balok anti-tabrakan ganda berbahan paduan aluminium dan enam crash box, energi benturan dapat terserap dan tersebar dengan baik.

Produsen otomotif asal Cina ini menyebut filosofi keselamatannya sebagai “diamond within a rock-solid body” atau berlian dalam bodi sekokoh batu karang.

Filosofi ini bukan hanya slogan, melainkan diwujudkan nyata lewat demonstrasi ekstrem tersebut. Uji tabrak di Afrika Selatan melengkapi rangkaian pengujian mereka di berbagai belahan dunia.

Sebelumnya, baterai diuji perendaman 53 jam di laut Indonesia dan gesekan ekstrem di dataran tinggi Meksiko.

Semua dilakukan untuk membuktikan keselamatan dalam kondisi paling keras.

Chery juga mengaitkan aksi ini dengan komitmen sosial.

Pada 21 Agustus lalu, perusahaan menggandeng UNICEF meluncurkan forum “Champion for Education in Africa”.

Mereka juga berencana membangun program Sekolah Dasar Harapan di kawasan tersebut.

Tahun ini, Chery mencatat rekor sebagai produsen mobil Tiongkok pertama yang menembus ekspor lima juta unit. Perusahaan juga masuk dalam daftar Fortune Global 500 pada Juli 2025, menandai pencapaian bersejarah yang mereka sebut sebagai “Double 500”.

Melalui uji tabrak ini, Chery tidak hanya membuktikan kekuatan teknis Tiggo 9 CSH, tetapi juga mengusung misi lebih besar: demokratisasi keselamatan.

Baginya, keselamatan bukan sekadar fitur tambahan, melainkan kemewahan sejati yang harus bisa dinikmati setiap keluarga di seluruh dunia.
Editor Redaksi
Editor Redaksi Editor