Bisnis

Porsche Wireless Charging: Masa Depan Isi Daya Mobil Listrik Tanpa Kabel
Porsche siap hadirkan wireless charging, mengisi daya kendaraan tanpa kabel. Foto: dok. Porsche
Porsche Wireless Charging: Masa Depan Isi Daya Mobil Listrik Tanpa Kabel
SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 06:46 WIB
PENULIS: TIM REDAKSI
JAKARTA - Kalau biasanya mengisi daya mobil listrik identik dengan kabel panjang dan colokan wallbox, Porsche menawarkan cara baru yang jauh lebih praktis.

Teknologi terbaru bernama Porsche Wireless Charging memungkinkan pemilik cukup memarkir mobil di atas floor plate khusus, lalu baterai otomatis terisi.

Konsep ini mirip seperti saat kita menaruh smartphone di wireless charger: praktis, cepat, dan minim repot.

Menurut Michael Steiner, Anggota Dewan Eksekutif Porsche untuk Pengembangan, kemudahan penggunaan, kesesuaian untuk pemakaian sehari-hari, dan infrastruktur pengisian tetap menjadi faktor penentu dalam penerimaan mobilitas listrik. “Kami bangga karena inductive charging segera tersedia dalam produksi seri di Porsche,” ujar Michael dalam siaran persnya, Senin (8/9).

Walaupun tanpa kabel, performanya tidak kalah dari pengisian daya AC biasa.

Porsche memastikan daya maksimum mencapai 11 kW dengan efisiensi energi hingga 90 persen.

Artinya, energi dari jaringan listrik bisa dimanfaatkan hampir tanpa terbuang.

Berdasarkan analisis internal, sekitar 75 persen pemilik mobil listrik Porsche lebih sering mengisi daya di rumah.

Maka, solusi nirkabel ini jadi relevan dan sangat memudahkan aktivitas sehari-hari.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Prinsip kerja Porsche Wireless Charging tidak jauh berbeda dengan wireless charger smartphone. - Transmitter coil di floor plate menghasilkan medan magnet.- Secondary coil di mobil (dipasang di bagian bawah bodi) menangkap energi tersebut.- Energi diubah menjadi arus searah (DC) lalu disalurkan ke baterai.

Untuk memastikan efisiensi, mobil akan otomatis menurunkan bodi beberapa sentimeter agar jarak antar koil lebih rapat.

Sistem ultra-wideband membantu pengemudi menemukan posisi parkir paling tepat, bahkan ditampilkan lewat kamera Surround View di layar.

Begitu posisi pas dan rem parkir aktif, pengisian dimulai tanpa perlu menekan tombol apa pun. Aman, Tangguh, dan Ramah Lingkungan Teknologi canggih ini tentu dibekali fitur keselamatan tingkat tinggi seperti mendeteksi gerak dan benda asing. Nantinya pengisian langsung berhenti jika ada hewan, orang, atau logam berada di antara mobil dan plate.

Konstruksi tahan cuaca. floor plate aman dari hujan, salju, bahkan tetap utuh meski terlindas ban.

Sertifikasi CE & UL. Ini menjamin standar keamanan di Eropa dan Amerika.

Porsche bahkan sudah menguji sistem ini bersama TÜV Süd untuk memastikan ketangguhan jangka panjang. Model Perdana: Porsche Cayenne Electric Mobil pertama yang akan mendukung wireless charging adalah Porsche Cayenne Electric (kode E4).

SUV listrik ini dijadwalkan debut pada akhir 2025 dan bisa dipesan dengan opsi Wireless Charging pre-installation.

Konsumen bisa membeli floor plate khusus mulai tahun 2026 melalui Porsche Centre atau Porsche Shop online. Dengan bobot sekitar 50 kg, perangkat ini mudah dipasang di garasi maupun carport, dan bisa langsung terkoneksi ke jaringan listrik rumah.

Selain itu, Cayenne Electric juga tetap mendukung DC fast charging hingga 400 kW untuk perjalanan jarak jauh.

Alhasil pengemudi bebas memilih antara kenyamanan isi daya di rumah atau kecepatan di stasiun pengisian cepat. Sentuhan Futuristis di Ajang IAA Mobility Untuk memperkenalkan teknologi ini, Porsche menampilkan prototipe Cayenne Electric di pameran IAA Mobility Munich.

Uniknya, mobil dipoles dengan cat fluoresen khusus yang bisa menyala ketika listrik mengalir.

Lapisan cat ini terdiri dari lebih dari 25 lapisan tipis, ditambah 15 lapisan clear coat. Hasilnya adalah tampilan futuristis dengan pola dinamis bercahaya—sebuah karya seni sekaligus demonstrasi teknologi.
Editor Redaksi
Editor Redaksi Editor