Bisnis

Produsen Bahan Baku Tekstil Siap Penuhi Kebutuhan Nasional
Pekerja menyelesaikan pesanan produk tekstil untuk ekspor di pabrik PT Sari Warna Asli Tekstil (Sari Warna) Solo, Jawa Tengah, Kamis (17/7/2025). Foto: Antara
Produsen Bahan Baku Tekstil Siap Penuhi Kebutuhan Nasional
SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 06:46 WIB
PENULIS: TIM REDAKSI
JAKARTA - Merak Chemicals Indonesia (MCCI), produsen Purified Terephthalic Acid (PTA) yang merupakan bahan baku di sektor tekstil dan kemasan plastik, menyatakan siap memperkuat pasokan bahan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.“Kami siap untuk memperkuat pasokan bahan baku,” ucap Presiden Direktur MCCI Anang Adji Sunoyo dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.

Ia menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan sejalan dengan program substitusi impor dan hilirisasi industri yang sedang digalakkan pemerintah.

Baca juga: Undang Industri Tekstil, Wamenaker Bahas Strategi Antisipasi PHKTerlebih lagi, saat ini industri tekstil tengah mengalami tekanan akibat adanya fenomena impor dumping yang membuat sektor hulu dan tengah menjadi lesu.

Padahal, Indonesia merupakan salah satu dari tiga negara, selain China dan India, yang memiliki ekosistem tekstil yang lengkap di dunia.

Menurut Anang, kehadiran produsen lokal bukan hanya soal ketersediaan produk, tetapi juga berdampak langsung terhadap efisiensi industri secara keseluruhan.

Dengan suplai dalam negeri yang kuat, pelaku industri tekstil dan plastik dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku impor serta lebih tangguh menghadapi fluktuasi harga global.“Kami percaya bahwa hilirisasi bukan sekadar program pemerintah, tapi kebutuhan nyata bagi keberlanjutan industri kita,” ucapnya. Baca juga: INATEX 2025 Hadirkan Inovasi dan Teknologi Terbaru untuk Industri Tekstil Indonesia Pihaknya meyakini bahwa kekuatan industri nasional hanya dapat dicapai melalui sinergi antara produsen hulu dan hilir.

Dalam konteks ini, penyediaan bahan baku yang stabil dan kompetitif menjadi kunci untuk mendorong industri tekstil Indonesia lebih kompetitif di pasar global.“Kalau hulu kuat, hilir bisa berlari lebih cepat. Dan kami siap menjadi bagian dari mesin pertumbuhan itu,” jelasnya.
Editor Redaksi
Editor Redaksi Editor