Bisnis
Wuling dan Kalista Sepakat Dorong Adopsi Kendaraan Listrik Lewat Mitra EV
Kendaran niaga elektrik ini siap menjadi andalan baru buat bisnis logistik, distribusi, hingga angkut penumpang.
Kerja sama yang ditandatangani ini bukan hanya soal jualan unit, tapi juga mencakup layanan purna jual full package.
Mulai dari SLA (Service Level Agreement), garansi unit dan komponen, jaminan spare part, sampai dukungan pasokan berkelanjutan.
Kharismawan Awangga, Sales Operation Director Wuling Motors mengatakan, Mitra EV hadir sebagai kendaraan listrik komersial pertama Wuling di Indonesia. "Model ini efisien, fungsional, dan modern, siap mendukung operasional bisnis lebih hijau,” jelas Kharismawan dalam siaran resminya, Jumat (26/9).
Mitra EV yang punya desain multifungsi hadir dalam dua varian, yaitu minibus dan blind van – dengan jarak tempuh 300 km dan 400 km.
Dari sisi efisiensi energi, hasil uji coba bareng Kalista, 49 perjalanan dalam 11 hari dengan konsumsi 0,14 kWh/km (1 kWh = 7 km).
Artinya, bisnis bisa hemat biaya energi hingga 69 persen dibanding kendaraan ICE (mesin bensin).
Yoga Adiwinarto, Direktur Pengembangan Bisnis Kalista, menilai hasil ini bukti kalau Mitra EV siap dipakai di kondisi operasional nyata.
Menurutnya, kolaborasi dengan Wuling menegaskan komitmen kami buat percepat adopsi EV di sektor logistik. "Dengan performa ini, kami yakin makin banyak pelaku usaha yang berani beralih ke solusi ramah lingkungan," tuturnya.
Sebagai pemain ekosistem EV komersial, Kalista juga menawarkan skema yang fleksibel.
Jadi, dibanding mengeluarkan modal besar di awal, perusahaan bisa alih investasi jadi biaya operasional bulanan lewat sewa jangka panjang.
Enaknya lagi, semua urusan perawatan dan purna jual ditangani langsung bareng Wuling.
Editor Redaksi
Editor