News

Koops TNI Habema salurkan dua ton logistik ke Puncak Papua Tengah
Prajurit Koops TNI Habema memberikan cemilan kepada anak-anak di distrik Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Sabtu (1/8/2026). (ANTARA/HO-Penerangan Koops TNI Habema)
Koops TNI Habema salurkan dua ton logistik ke Puncak Papua Tengah
MINGGU, 02 AGUSTUS 2026 | 18:04 WIB
PENULIS: TIM REDAKSI
JAKARTA - Prajurit Komando Operasi (Koops) TNI Habema menyalurkan bantuan logistik seberat dua ton kepada masyarakat terdampak kekeringan di tiga distrik di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

"Keberhasilan pendistribusian bantuan ini merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh personel di lapangan serta dukungan dan pemerintah daerah setempat," kata Dansatgas Teritorial Koops TNI Habema Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan dalam keterangannya diterima di Jakarta, Minggu.

Bantuan didistribusikan pada Sabtu (1/8) ke Distrik Agandugume, Oneri, dan Lambewi. Penyaluran dilakukan dengan menembus cuaca pegunungan yang tidak menentu, suhu rendah, serta medan terjal yang hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki.

Stefie mengatakan misi tersebut bukan sekadar mengantarkan bantuan, tetapi juga menuntut keberanian dan ketahanan fisik personel karena keterbatasan akses menuju wilayah terdampak.

Ia menjelaskan keterbatasan lokasi pendaratan pesawat membuat logistik harus diturunkan di titik yang berjarak puluhan kilometer dari sejumlah kampung tujuan. Dari lokasi tersebut, prajurit memikul bantuan melintasi lereng curam, lembah, sungai, dan jalur pegunungan yang licin akibat cuaca ekstrem.

Menurut dia, kondisi cuaca di kawasan tersebut dapat berubah sewaktu-waktu. Kabut tebal, hujan, suhu rendah, dan potensi longsor menjadi tantangan selama perjalanan.
Namun, kata dia, seluruh personel tetap bergerak tanpa mengenal lelah demi memastikan bantuan kemanusiaan dapat diterima oleh masyarakat yang telah berbulan-bulan menghadapi kekeringan dan krisis pangan.

"Medan yang ekstrem, cuaca yang tidak menentu, dan keterbatasan akses tidak menjadi alasan bagi kami untuk berhenti. Kami memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako berisi beras, mi instan, gula, susu untuk bayi dan anak-anak, serta obat-obatan. Seluruh logistik diangkut menggunakan transportasi udara sebagai akses tercepat menuju wilayah pegunungan yang terisolasi.

Stefie mengatakan keberhasilan misi tersebut menunjukkan kehadiran negara bagi masyarakat yang menghadapi dampak kekeringan dan krisis pangan.

"Kehadiran TNI bukan hanya sekadar keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi masyarakat Papua," katanya.
Tim Redaksi
Tim Redaksi Editor