Sport

Trial Game Dirt 2025: Zidane Sapu Bersih Gelar Juara Umum FFA Open dan Campuran Open
Aksi M. Zidane Alnesa di Trial Game Dirt 2025 Bandung. Foto: dok. TGD
Trial Game Dirt 2025: Zidane Sapu Bersih Gelar Juara Umum FFA Open dan Campuran Open
SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 06:46 WIB
PENULIS: TIM REDAKSI
BANDUNG – Rider muda asal Blitar, M. Zidane Alnesa, tampil luar biasa sepanjang musim Trial Game Dirt 2025.

Pebalap ini menutup seri terakhir di Sirkuit Tritan Point, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/10), dengan torehan prestasi sensasional.



Pebalap bernomor start 4 itu menyabet dua gelar juara umum sekaligus di kelas utama Free For All (FFA) Open dan Campuran Open.



Konsistensinya naik podium di setiap seri menjadi kunci sukses Zidane menguasai dua kelas paling bergengsi dalam kejuaraan Trial Game Dirt musim ini.



Penampilan impresif di seri pamungkas Bandung menegaskan statusnya sebagai salah satu rider muda paling menjanjikan di kancah balap tanah nasional.



Konsisten dan Tangguh di Campuran Open

Di kelas Campuran Open, Zidane keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan 115 poin dari lima seri yang digelar musim ini.



Ia unggul jauh dari Asep Lukman di posisi kedua dengan 95 poin, sementara Lantian Juan, sang juara bertahan, harus puas di peringkat ketiga dengan 87 poin.



Di seri penutup Bandung, performa Zidane sempat menurun di Heat 1 dengan finis di posisi 7. 



Namun, ia berhasil bangkit secara bertahap: finis ketiga di Heat 2, kedua di Heat 3, dan akhirnya menjadi yang tercepat di Heat 4 dengan waktu 01:55.387.



Hasil itu cukup untuk mengamankan podium tertinggi sekaligus mengunci gelar juara umum Campuran Open.



Dominasi Penuh di FFA Open

Dominasi Zidane juga terlihat di kelas utama FFA Open, di mana ia menutup musim dengan 120 poin, unggul atas Asep Lukman (103 poin) dan Ananda Rigi Aditya (96 poin).



Dari lima seri yang dijalani, Zidane memborong empat kemenangan di Semarang, Sidoarjo, Solo, dan Bandung, serta sekali finis ketiga di Probolinggo.



Zidane menyebut bahwa dari lima seri yang diikuti, trek di Bandung ini yang paling sulit. Sirkuitnya kecil, banyak batu, dan sempat diguyur hujan deras, jadi sangat licin.



“Semua rider harus benar-benar pakai strategi. Saya mencoba tetap santai, tenang, dan percaya diri. Itu kunci saya bisa juara seperti ini,” ungkap Zidane selepas balapan.



Bagi Zidane, keberhasilan ini menjadi pencapaian spesial setelah tahun lalu sukses meraih dua medali emas di PON 2024 Sumut–Aceh.



Gelar ganda di Trial Game Dirt 2025 memperkokoh langkahnya menuju arena internasional.



Penyelenggara Trial Game Dirt 2025, Agnes C. Wuisan dari 76 Rider, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih seluruh pebalap yang telah menunjukkan semangat juang tinggi sejak seri perdana di Semarang hingga seri penutup di Bandung.



“Semoga pengalaman di Trial Game Dirt bisa menjadi bekal untuk menorehkan prestasi lebih tinggi, baik di level nasional maupun internasional,” ujar Agnes.



Ia juga menyampaikan apresiasi kepada komunitas dan penggemar olahraga ekstrem di Tanah Air.



Dikatakannya, dukungan dari para pencinta ekstrem sport membuat kejuaraan ini berlangsung meriah dan sukses.



“Tahun depan, kami akan hadir dengan kemasan yang lebih menarik dan penuh kejutan. Sampai jumpa di musim berikutnya,” imbuhnya.



Tak hanya menyuguhkan aksi menegangkan di lintasan, Trial Game Dirt 2025 juga menghadirkan konsep sportainment khas 76 Rider. 



Ribuan penonton terhibur dengan live music dari Nasa dan Matheo in Rio Band, serta aksi memukau BMX Freestyle dari Wendy & Friends.



Atraksi ekstrem seperti 360, backflip, dan tailwhip sukses membuat suasana semakin meriah.



Editor Redaksi
Editor Redaksi Editor