News

Rawat Tradisi Keagamaan Banua, Golkar Kalsel Tapaki Jejak Perjuangan Tokoh Pendahulu
Ketua DPD Partai Golkar Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman.
Rawat Tradisi Keagamaan Banua, Golkar Kalsel Tapaki Jejak Perjuangan Tokoh Pendahulu
MINGGU, 11 OKTOBER 2026 | 20:33 WIB
PENULIS: TIM REDAKSI
BANJARMASIN – Peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Kalimantan Selatan tak sekadar diisi dengan seremoni organisasi. DPD Partai Golkar Kalsel memilih merawat tradisi keagamaan masyarakat Banua melalui gelaran Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW di Panggung Terbuka Bahtiar Sanderta, Taman Budaya Kalsel, Banjarmasin, Jumat (9/10/2026) malam.

Momen hangat ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus panggung penghormatan bagi jasa para pendahulu partai yang telah meletakkan fondasi pembangunan di Bumi Antasari.

Ketua DPD Partai Golkar Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman menegaskan bahwa syiar keagamaan seperti ini merupakan warisan berharga dari para tokoh pendahulu Golkar Kalsel, termasuk mendiang ayahnya, H. Abdussamad Sulaiman HB (Haji Leman), serta tokoh senior lainnya seperti Nasib Alamsyah dan Hasanuddin Murad.

“Kegiatan keagamaan seperti ini sudah dirintis oleh para pendahulu kami di Kalsel, salah satunya almarhum Haji Leman beserta jajarannya yang dahulu menggelar acara jauh lebih semarak. Sebagai generasi penerus, kami berusaha mengikuti jejak langkah beliau,” ujar Hasnuryadi penuh haru.
​DPD Golkar Kalimantan Selatan menggelar Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW di panggung terbuka Bahtiar Sanderta Taman Budaya Kalsel, Banjarmasin pada Jumat (9/10/2026) malam.

Hasnuryadi menyampaikan bahwa selaras dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Golkar harus terus hadir dan menyatu dengan napas kehidupan masyarakat. Mengingat Kalsel merupakan daerah yang sangat religius, kegiatan berselawat dan beribadah bersama menjadi sarana ampuh untuk mempererat tali kebersamaan.

“Prinsip kami, suara rakyat adalah suara Golkar. Kami ingin terus menghadirkan program yang benar-benar bermanfaat dan menyentuh masyarakat,” tambahnya.

Tidak berhenti di Banjarmasin dan empat kabupaten/kota tetangga (Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut, dan Banjarbaru), Hasnuryadi menargetkan kegiatan serupa akan digilir ke seluruh kabupaten/kota di Kalsel pada tahun-tahun mendatang.

​Selain sebagai wadah mendekatkan diri dengan masyarakat, gelaran ini menjadi momen khusus untuk memanjatkan doa bagi para perintis Golkar Kalsel yang telah wafat, seperti H. Abdussamad Sulaiman HB (Haji Leman), Nasib Alamsyah, dan Hasanuddin Murad.

​"Para pendahulu telah memberi teladan luar biasa. Kami generasi penerus berkomitmen untuk terus membenahi dan meningkatkan kualitas pengabdian ini agar manfaatnya semakin dirasakan luas," tuturnya.

Acara yang dipenuhi doa bersama untuk para pendahulu tersebut kian semarak dengan pembagian berbagai doorprize menarik bagi warga yang hadir, mulai dari lemari es, televisi, mesin cuci, hingga smartphone.

Melalui momentum ini, Golkar Kalsel berkomitmen menjadikan peringatan hari jadi sebagai pemantik semangat untuk memperkuat persatuan dan mengabdi demi kemajuan Banua tercinta serta NKRI.
Tim Redaksi
Tim Redaksi Editor