News

Polda Kalteng Kawal Distribusi Pangan saat Ramadan
Tim Satgas Saber Pangan Polda Kalteng saat mengecek ketersediaan beras di gudang Bulog Kalteng, Jumat (27/2/2026). (ANTARA/HO-Humas Polda Kalteng)
Polda Kalteng Kawal Distribusi Pangan saat Ramadan
MINGGU, 01 MARET 2026 | 13:49 WIB
PENULIS: TIM REDAKSI
PALANGKA RAYA - Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menyasar tiga lokasi dalam upaya pengawasan distribusi dan ketersediaan pangan di Kota Palangka Raya.

“Pengawasan ini merupakan tindak lanjut keputusan Badan Pangan Nasional guna memastikan stabilitas harga serta mutu pangan tetap terjaga,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Edwar Zulkarnain di Palangka Raya, Minggu.

Pengawasan yang telah dilakukan di tiga lokasi tersebut yakni peternakan ayam PT Jenio Mandiri, Gudang Bulog Kalteng, serta produsen beras CV Sumber Pangan Palangka Raya.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya tim melibatkan unsur Badan Pangan Nasional RI dan Perum Bulog Provinsi Kalimantan Tengah.
Dari hasil pemantauan, menunjukkan stok pangan utama seperti beras, Minyakita dan daging ayam di Palangka Raya dalam kondisi aman.

“Secara umum ketersediaan beras, Minyakita dan daging ayam mencukupi kebutuhan masyarakat hingga kurang lebih tiga bulan ke depan dengan mutu yang tetap sesuai standar,” ucapnya.

Meski demikian, Edwar yang juga selaku Kasatgas Saber Pangan menambahkan, tim masih menemukan sejumlah kendala di lapangan, khususnya terkait distribusi komoditas pangan.

Kendala tersebut berada pada sektor transportasi kontainer yang saat ini lebih memprioritaskan pengangkutan logistik proyek dibanding bahan pangan.
“Kondisi ini berpotensi menghambat distribusi beras apabila tidak segera diantisipasi, sehingga perlu perhatian bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan di tiga lokasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan terpadu yang dilakukan berkelanjutan.
“Kegiatan ini menjadi komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan, keamanan dan mutu pangan di wilayah Kalimantan Tengah,” demikian Edwar.
Tim Redaksi
Tim Redaksi Editor