News
3 Jasad Tidak Dikenali, Black Box Heli Jatuh di Kalsel Ditemukan
Yudhi menyebut, salah satu jasad masih hampir utuh, sementara lainnya ditemukan dalam kondisi terpotong-potong. Proses identifikasi lebih lanjut dilakukan Tim DVI Polda Kalsel. Delapan korban terdiri atas Kapten Haryanto, Teknisi Hendra, serta enam penumpang: Mark Weren (AS), Santha Kumar (India), Claudine Quito (Brasil), Iboy Irfan Rosa (WNI), Yudi Febrian (WNI), dan Andys Rissa Pasulu (WNI).
Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Muhammad El Yandiko mengatakan petugas masih mencocokkan jasad dengan identitas masing-masing. “Tiga WNA dan lima WNI, masih proses identifikasi siapa yang hangus dan siapa yang utuh badannya. Butuh waktu,” ujarnya.
Helikopter BK117-D3 PK-RGH itu hilang sejak Senin (1/9) pukul 08.54 WITA dan ditemukan Rabu (3/9) pukul 14.45 WITA di titik 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E, sekitar 700 meter dari koordinat yang sebelumnya diberikan KNKT. Evakuasi delapan korban selesai Kamis (4/9) malam. Tim SAR juga berhasil menemukan black box di badan helikopter, tepat di antara patahan ekor dan badan, pada Kamis sekitar pukul 15.10 WITA. Meski ikut terbakar, komponen inti penyimpanan data masih utuh.“Komponen inti tempat penyimpanan data itu masih utuh. Dari KNKT menyatakan 99 persen masih dapat dibaca,” kata Yudhi.
Kotak hitam itu langsung diserahkan ke KNKT di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Jumat pagi. Perangkat berwarna oranye terang itu memuat Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) yang menjadi kunci investigasi penyebab jatuhnya pesawat.
Editor Redaksi
Editor