News
Aktivitas Ruang Digital Pengaruhi Kualitas Demokrasi
Ia menyebut sekitar 23 ilmuwan dari berbagai negara, seperti Jepang, Australia, Belanda, Finlandia, serta sejumlah negara di Asia Tenggara, akan hadir dalam konferensi yang membahas tentang tren kemunduran demokrasi. Baca juga: Pemilu Dipisah, Pengamat: Kualitas Demokrasi di Daerah MeningkatIa menyebut salah satu pokok bahasan penting dalam pertemuan itu yakni keberadaan tentara siber di beberapa negara yang sudah masuk dalam kategori tren global.
Sementara antropolog politik komparatif University of Amsterdam Ward Berenschot mengatakan selama tiga tahun terakhir telah dilakukan penelitian yang bekerja sama dengan Undip Semarang tentang fenomena pendengung (buzzer) dan tentara siber di Indonesia.
Penelitian itu, lanjut dia, bertujuan untuk mencari tahu tentang peran aktor-aktor dalam praktik tersebut dan alasan munculnya bisnis besar yang berkaitan dengan fenomena tersebut. "Penelitian ini bertujuan mencari tahu apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi ancaman terhadap demokrasi Indonesia," tambahnya.
Baca juga: RUU TNI Disahkan Hari Ini, Ancaman bagi Demokrasi dan Independensi SipilAdapun Rektor Undip Semarang Suharnono menilai perguruan tinggi ini bisa berperan lebih jauh dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia."Sudah saatnya kita untuk berani berbicara tentang permasalahan demokrasi global dan Undip sudah masuk di dalamnya," katanya.
Editor Redaksi
Editor