News
Puja Mandala Jadi Pusat Seruan Global Melawan Krisis Iklim
org Indonesia, menegaskan bahwa dari Bali harus lahir pesan damai untuk dunia. “Di Puja Mandala, perbedaan dipandang sebagai rahmat dan keberagaman sebagai kekuatan. Kita harus berdiri di garis yang benar, bersama menjaga bumi dan menolak kehancuran,” ujarnya. Hening Parlan, Direktur GreenFaith Indonesia, menambahkan bahwa Deklarasi Puja Mandala adalah suara iman yang mewakili suara alam. “Iman harus berbuat baik dan mencegah kerusakan,” tegasnya. Paskah Toga, Ketua Climate Rangers Bali, mewakili generasi muda, menegaskan bahwa mereka tidak akan berhenti menyuarakan aksi iklim. “Kami tidak bisa menunggu. Pemerintah harus mengambil langkah ambisius sekarang, sebelum terlambat,” ujarnya. Acara ini digelar oleh Climate Rangers Bali, Greenfaith Indonesia, dan 350.
org. Diharapkan, inisiatif ini menjadi pijakan bagi masyarakat Bali dan dunia untuk menjadikan perlindungan alam sebagai agenda utama pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Semua pihak—pemerintah, media, dan masyarakat—diajak memperkuat gerakan ini demi masa depan yang lebih baik.
Editor Redaksi
Editor